
Judul: Antologi Puisi Arah Mata Angin
Penulis: MGMP Bahasa Indonesia SMP
Kabupaten Brebes, Johan Burhanuddin | Eni Wihayati | Siti Maria | Eka Devi Ratna Sari, S.Pd. |
Ice Rosmala Devi, S.Pd. | Arip Muniharjo | Zara Zetira Bundy Yuliawati |
Hadi Nurdiansyah | Tia Hana Resmita | Erni Hardiyati | Achmad Nurohman |
Umi Ubaedah | Lilis Pangestika | Lili Nur Kholidah | Irsa Veta Bayunigrum |
Sumiarsih
Editor, Layouter, & Cover:
Tim Puspa Grafika
Diterbitkan Oleh CV. Penerbit Puspa Grafika
Paguyangan, Kab. Brebes, Jawa Tengah
puspagrafika@gmail.com
Web: puspagrafika.com
(085 325 068 451)
Sinopsis:
Arah Mata Angin adalah perjalanan rasa yang ditulis oleh tangan-tangan yang mengajar dengan hati. Setiap puisi menjadi kompas batin, menunjuk ke berbagai arah kehidupan: cinta yang mendewasakan, kasih orang tua yang tak pernah padam, pengabdian guru yang setia menyalakan cahaya, rindu yang merawat kenangan, hingga iman yang selalu menjadi pelabuhan terakhir.
Dalam lembar-lembar sajak ini, cinta tampil dalam wajahnya yang paling manusiawi—kadang lembut, kadang pedih, namun selalu menguatkan. Ada peluh ayah yang menyambung harapan, doa ibu yang menjadi rumah kerinduan, keteguhan guru yang menuntun generasi, serta luka dan kehilangan yang akhirnya memeluk keikhlasan.
Puisi-puisi ini mengalun dari ruang kelas hingga halaman rumah; dari tanah air yang dijaga dengan rasa, hingga senja-senja hati yang mencari cahaya Tuhan. Setiap bait adalah potret kehidupan—tentang jatuh dan bangkit, tentang pergi dan kembali, tentang hidup yang tak pernah lepas dari cinta.
Arah Mata Angin bukan hanya sekedar kumpulan puisi, tetapi peta perasaan manusia: menunjukkan bahwa ke mana pun hati berbelok, ujungnya selalu bertemu kasih, rindu, dan pengharapan
